Header Ads

Pekan Batik Pekalongan 2017

Penutupan Pekan Batik Nusantara 2016 di Museum Batik Pekalongan tetap Meriah di tengah Guyuran Hujan

Pekan Batik Nusantara
Kemeriahan di Akhir Acara Pekan Batik Nusantara 

Penutupan Pekan Batik Nasional 2016 di Museum Batik Pekalongan tetap Meriah di tengah Guyuran Hujan, Sabtu 9 Oktober 2016. Acara yang diusung setelah Penutupan Pekan Batik Nusantara 2016 ini, ialah Theatrikal Batik On The Street, Boklet dalam Kenangan.

Tidak terasa sudah 6 hari Pekan Batik Nasional berlangsung, 260 stand disiapkan untuk pameran maupun festival kuliner dan hebatnya 6 Milyar mampu dikantongi dalam 6 hari. Tidak hanya itu, 9 designer pun digaet dan 2100 pendongeng berbusana batik sudah masuk dalam rekor MURI. Ternyata kerjasama itu indah, ibarat kereta api jika salah satu gerbong melambat maka berpengaruh pada gerbong yang lain, begitu juga sebaliknya.



Museum Batik
Sebelum Hujan Turun

Hujan yang jatuh sepertinya sedang mengadu, jika ia juga rindu memeriahkan semarak penutupan pada Pekan Batik Nasional tahun ini. Pada pukul 20.45 akhirnya tamu yang ditunggu-tunggu tiba, Bapak Mentri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Bapak Muhammad Hanif Dhakiri menyapa seluruh ramu undangan. Nyanyian Indonesia raya berkumandang, berbaur bersama melodi hujan. Pembacaan doa, sambutan ketua Pekan Batik Nasional, Wakil dari Gubernur Jawa Tengah Serta penutupan oleh Bapak Hanif.

Wajah-wajah ceria tersungging dari para pemenang lomba, sungguh kebahagiaan akan bertambah jika dibagi. Penyerahan piala, penandatangan dan plakat dilaksanakan dengan lancar.

Pekan Batik Nusantara
Wajah-wajah Sumringah Pemenang Lomba


Kamu tahu kehebatan kain batik?

"Motifnya tidak ada yang sama," ujar bapak Hanif dalam pidatonya.

Pekan Batik Nusantara
Pidato Penutupan Bapak Mentri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri

Pekan Batik Nusantara
Penyerahan Plakat oleh Bapak Walikota Pekalongan


Bapak Mentri Ketenagakerjaan Indonesia juga menyampaikan jika ia akan mengapresiasi dan mendukung ekonomi kerakyatan yang berbasis pada ekonomi kreatif. Dimana yang akan mendapat manfaat bukan hanya orang ikut dalam pameran, kuliner tetapi secara kesleruhan, bahkan tukang parkir pun iya. Pekan Batik Nusantara 2016 pun ditutup dengan ucapan, "Alhamdulillah".

Acara tidak berhenti di situ, BRI Big Band hadir menghibur tamu undangan dengan lagu Ekspresi, yang pernah dinyanyikan oleh Titi DJ. Kemudian duet lagu Bento oleh pak Mentri dan bapak Walikota menambah meriah lagi acara. Puncaknya Theatrikal On the Street, awal mula batik dari jaman dahulu hingga berkembang ke jaman modern.


Pekan Batik Nusantara
Karnaval Batik

Jayalah Batik Pekalongan, jayalah batik Nusantara!
Tetap membatikkan dunia dan menduniakan batik.





27 komentar:

  1. Seruu, semoga tahun depan ada kesempatan ikutan lagi event ini

    BalasHapus
  2. Waaah, aku mau deh diajakin tahun depan. Kemarin gak langsung respon krn gak buka fb, hikss

    BalasHapus
  3. Love batiiiik... dulu sih brasa jadul n bawaannya dipake pas event2 resmi aja, skrg motif dan modelnya udah variatif jd pd dbawa kemana aja

    BalasHapus
  4. aku mau dong ikutan.. ajak akuuu.. sapa tau ketemu batik bagus.. ehh ketemu jodoh #plaksss

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwkwk siyaaaaappp semoga tahun genap lagi kita bisa mengikuti kemeriahannya aamiin

      Hapus
  5. Bener banget, motif batik tiap daerah berbeda dan itulah keistimewaannyah... :D
    Smoga aja ada acara yg sama di Jember ato deket tempat tinggalkuh huehee

    BalasHapus
  6. batik sekarang modelnya lucu2 jadi anak muda gak malu pakai batik. Tapi sayang, masih banyak batik yang diproduksi di luar trus dipasarin di Indonesia

    BalasHapus
    Balasan
    1. PR buat kita itu ya Kak, kenapa bisa kejadian diproduksi dari luar

      Hapus
  7. Batik harus diperjuangkan agar bisa mendunia dan diakui milik Indonesia

    BalasHapus
  8. Batik pekalongan terkenal bangte lo mb disini di Bali

    http://www.akucantikkk.com/2016/10/lipstik-wardah-miss-terracotta-review.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Batik Pekalongan memang terkenal di seluruh Nusantara ya Mbak,

      Hapus
  9. Batik, kekayaan budaya Indonesia yang harus terus dilestarikan. Generasi muda memang harus diperkenalkan dengan batik, salah satunya dengan mengadakan lomba membuat batik, ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Kak, jangan sampai anak cucu nggak ngenal batik Nusantara. Memang kita harus mengenalkan sejak dini, agar mereka tidak lupa.

      Hapus
  10. Pekalongan memang gudangnya batik Indonesia. Saya mau juga dong pameran di sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. langsung ajukan kesekretariat gitu kak, kalau pengen ikutan biasanya ada deh pemberitahuan dari dinas terkait yang menyelenggarakan pameran batiknya.

      Hapus
  11. Seruuuuu acaranya....
    Hikss kemarin batal jalan2 ke Pekalongan :( 😞

    BalasHapus
  12. Siip..liputannya lengkap :)

    BalasHapus
  13. Maju terus batik Indonesia ... batik menjadi baju khas untuk org indonesia

    BalasHapus