Header Ads

Pekan Batik Pekalongan 2017

Meriahkan Hari Batik Nasional, Batik Fashion Week 2016 Siap Digelar


AJANG Batik Fashion Week 2016 kembali digelar. Perhelatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Batik Indonesia dan T&Co, ini diadakan dalam memeriahkan Hari Batik Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Oktober.

Diinisiasi oleh sekelompok anak-anak muda, Batik Fashion Week merupakan suatu gerakan sosial dalam pelestarian dan perkembangan warisan budaya bangsa. Selama tiga hari berturut-turut (30 September-2 Oktober 2016) bertempat di Warehouse, Plaza Indonesia lantai 5, Jakarta Pusat, para pecinta mode akan disuguhkan karya busana batik oleh kurang lebih 12 desainer muda dan senior.

"Tahun ini Batik Fashion Week mengangkat tema dari salah satu motif batik, yakni Parang. Di mana 'Parang' yang berarti pantang menyerah, dan kami ingin merepresentasikan spirit dari filosofi tersebut," papar Syafi Kryan Hakim, Media Relation Batik Fashion Week, dalam jumpa pers di Qubicle Center, Selasa (6/9/2016).

Syafi juga menuturkan jika acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda serta masyarakat global terhadap pelestarian batik.

"Kami ingin melalui acara ini komitmen terhadap pelestarian batik harus dilanjutkan oleh generasi muda. Dengan demikian, gaungnya pun akan lebih besar," imbuh Nita Kenzo, selaku Ketua Panitia Hari Batik Nasional 2016, dalam acara yang sama.

Slot fashion show akan diisi oleh para desainer antar generasi. Sebut saja BIN House, Danar Hadi, Parang Kencana, Sejauh Mata Memandang, Kulo Project, Jeffry Tan, Era Sukamto for Iwan Tirta Private Collection, Sapto Djojokartiko, Rama Dauhan, NES, [bi], dan Galeri Batik Jawa.

Melalui acara ini pula, Yayasan Batik Indonesia dan T&Co melakukan 'perjuangan' menuju penetapan United Nations Education, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) memproklamirkan Indonesia sebagai the world capital of Batik.

Sumber

Tidak ada komentar